PPDB dengan Protokol Kesehatan

Serui – SMK YPK SERUI menerapkan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2020/2021 berbasis SMS untuk mengurangi berkerumunnya peserta didik dan orang tua di sekolah dalam proses pendaftaran, seleksi dan pengumuman untuk mengurangi penyebaran Corona Virus Desease (Covid19). Setelah melalui proses pendaftaran, calon peserta didik diwajibkan memasukan semua berkas persyaratan ke dalam Kotak Pendaftaran dengan tetap melaksanakan sesuai prosedur kesehatan.

Sesudah berkas persyaratan di verifikasi oleh operator, SMSPPDB akan mengirimkan informasi tahap selanjutnya yaitu seleksi dan pengumuman. Tahap seleksi dilakukan dengan wawancara yang kemudian hasilnya di umumkan melalui SMS.

Rapat Daring menggunakan Zoom

Serui – Wabah virus corona (COVID 19) menyebabkan terhentinya Proses Belajar Mengajar (PBM) secara konvensional di SMK YPK SERUI sejak pertengahan bulan Maret lalu.

Namun wabah tersebut tidak mambatasi penerapan “Hybrid” PBM yaitu memadukan pembelajaran konvensional dengan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran. Salah satunya adalah penggunaan aplikasi Zoom untuk rapat dan pembelajaran sekaligus menerapkan sosial distance sesuai himbauan pemerintah daerah sebulan lalu.

Walaupun aplikasi paket basic ini dibatasi hanya 40 menit video conference dan 100 orang partisipan, tetapi sudah sangat membantu PBM selama penerapan #DiRumahAja dan #LearnFromHome.

Cegah Corona: Penyemprotan Disinfektan

Serui – Sebagai langkah pencegahan penyebaran virus corona, sejumlah laboratorium, ruang kelas, lorong dan halaman di SMK YPK SERUI disemprot disinfektan. Selain itu obyek penyemprotan cairan disinfektan antara lain bangunan industri Teaching Factory (TEFA), bangunan perpustakaan dan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP).
Adanya instruksi dari Dinas Pendidikan, Perpustakaan dan Arsip Daerah Papua memperkuat pelaksanaan upaya pencegahan penyebaran virus corona (covid-19) ini di lingkungan lembaga pendidikan SMK YPK SERUI.
Penyemprotan ini akan dilakukan kembali sehari sebelum masuk sekolah yang di dijadwalkan setelah status Tanggap Darurat di cabut oleh pemerintah.

Vicon: Strategi Pendidikan Papua dalam Menghadapi Wabah Corona

Serui – Kepala Dinas Pendidikan, Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Papua Christian Sohilait mengadakan video conference (Vicon) dengan seluruh ketua MKKS di Papua hari ini 27 Maret 2020 mulai pukul 10.00 sd 12.30 WIT. Ketua MKKS atau yang mewakili dari berbagai wilayah adat menyampaikan sejumlah permasalahan, tindakan yang diambil dan saran sebagai Strategi Pendidikan Papua menghadapi wabah Virus Corona (Covid-19).

Adapun beberapa hal yang disampaikan antara lain:

  1. Pelaksanaan penyemprotan disinfektan di sekolah-sekolah sedang dan sudah dilakukan.
  2. Meliburkan siswa, guru dan tenaga kependidikan sesuai Surat Edaran (SE) Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 4 Tahun 2020.
  3. Daerah yang akses internetnya memadai melaksanakan pembelajaran secara online melalui smartphone. Sedangkan daerah yang internetnya tidak memadai melaksanakan pembelajaran melalui wa/sms/lisan.
  4. Sejumlah siswa akan melegalisir ijasah untuk jenjang pendidikan selanjutnya, maka tenaga kependidikan diharapkan siap-siap jika sewaktu-waktu ada siswa yang membutuhkan.

Dari hasil konfrensi tersebut, Kepala Dinas Pendidikan, Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Papua Christian Sohilait menyampaikan beberapa ketetapan sebagai berikut:

  1. Sesuai SE, Ujian Nasional (UN) dibatalkan. Demikian pula Uji Kompetensi Kejuruan untuk Sekolah Menengah Kejuruan.
  2. Ujian sekolah ditidakan bagi yang belum melaksanakan. Nilai akan diambil dari semester 1 sampai dengan semester 5.
  3. Pembelajaran dilakukan melalui media daring jika siswa dan akses jaringan memadai. Jika belum memadai maka jangan dipaksakan. Utamakan keselamatan siswa!
  4. Penentuan kenaikan kelas diambil dari semester sebelumnya.
  5. Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di laksanakan dengan memanfaatkan forum gereja/masjid, HP dan media lainnya.
  6. Dana BOS dapat digunakan untuk pembiayaan pencegahan wabah virus corona.
  7. Buku paket yang ada di sekolah dapat dibagikan kepada siswa untuk belajar.
  8. Libur diperpanjang mengacu pada Surat Keputusan Mentri Pendidikan dan Kebudayaan.

Vicon diakhiri dengan ucapan terima kasih. [YM]